HORAS...! Selamat Datang di Website Resmi Desa Papande, Kec. Muara

Desa Papande

Kantor Desa Papande
Kecamatan Muara  Kabupaten Tapanuli Utara

Senin, 20 Januari 2020 04:42

Hal Menarik Ini Bisa Kamu Temui Di Pulau Sibandang

Menikmati Hoda-Hoda
Di Pulau Sibandang wisatawan juga dapat menikmati Hoda-Hoda--salah satu ritual kuno masayrakat Desa Sampuran yang dipadukan dengan tarian Mossak--sebagai seni budaya. Tarian ini sejenis ilmu bela diri silat dari tanah Batak. Jika di Pulau Jawa pola tariannya mirip kuda lumping.

Berburu Mangga
Pulau Sibandang juga dikenal dengan sebutan Pulau Mangga. Sebab, di pulau ini banyak pohon mangga tumbuh dan memiliki buah yang manis. Bahkan, pulau ini menjadi salah satu penghasil mangga yang manis dan lezat di sekitaran Danau Toba dan dijual ke berbagai daerah di provinsi Sumatera Utara. Buah Mangga masak memiliki daging buah berwarna kuning, lembut, berserat dan penuh sari buah. Setiap perkarangan penduduk hampir pasti memiliki pohon mangga, mulai dari rumah tepi Danau Toba hingga ke pegunungan. Pada bulan Januari hingga Februari adalah waktu yang tepat untuk menikmati mangga di desa ini. Ukurannya tidak terlalu besar, namun rasa manisnya, sehingga pantas diacungi jempol.

Peninggalan Bersejarah

Peninggalan Sejarah  rumah Kepala Nagari Raja Gukguk, Raja pertama Pulau Sibandang

Pulau yang memiliki luas 850 hektare ini juga memiliki peninggalan berupa rumah Kepala Nagari Raja Gukguk yang kini dijadikan sebagai wisata sejarah. Rumah dari Raja pertama di Sibandang rumah atau Kepala Nagari Raja Gukguk sudah berusia kurang lebih 300 tahun. Konon, warna merah pada ukiran rumah tersebut adalah darah manusia atau pawa lawan yang berhasil di taklukan oleh Kepala Nagari Raja Gukguk. Namun sayangnya rumah tersebut kurang perawatan, sehingga termakan rayap dan sudah mengalami kerapuhan.

Partukkoan yang merupakan kursi batu tempat raja raja dahulu untuk melakukan rapat musyawarah.
Jika masih kurang, terdapat makam Raja Sorta Uluan yang diyakini sebagai Raja Pulau Sibandang di puncak bukit Sibandang. Lalu ada situs berupa Partukkoan yang merupakan kursi batu tempat raja raja dahulu untuk melakukan rapat musyawarah. Minat berkunjung ke Pulau Sibandang? Lokasinya tidak terlalu jauh, yakni hanya sekitar 45 menit dari Bandara Silangit. Untuk mencapai Sibandang, kita harus menyeberangi Danau Toba dari Pelabuhan Muara. Perjalanan menuju Pulau Sibandang dapat di tempuh dengan menggunakan kapal boat melalui 3 jalur: Pelabuhan Muara, Balige, atau Nainggolan.

Halaman Web: https://travel.kompas.com/read/2019/12/15/111100327/wisata-ke-pulau-sibandang-4-hal-menarik-ini-bisa-kamu-temui?page=all